Kamis, 15 September 2011

1. TES CALON OSIS (CA'OS)

OSIS . Kalian pasti udah sering denger kata itu kan ? Apa itu ? Apa kepanjangannya ? Jangan tanya gue, tanya aja ama emak kalian yang lagi nyuci sempak bekas ompol kalian, karena gue gak tau.

Awal ajaran baru, maka pemilihan Calon Osis (Ca'Os) pun dimulai. Gue sebagai murid yang bertauladan pun mengikuti pemilihan itu. Bukan karena gue ikut-ikutan tapi emang hati gue bilang ikut. Ada dua tes yang harus kalian lalui jika ingin jadi OSIS di sekolah gue. Yang pertama tes tulis, lalu tes wawancara. Yang pertama akan gue ceritain yaitu tentang tes tulis.

Tes tulis, jujur sebelum ikut tes tulis gue deg-degan setengah mati. Gue bela-belain belajar mati-matian sampe malem cuma buat tes tulis yang satu ini. Mempelajari seluruh isi sekolah, karena materinya tentang sekolah gue sendiri. Untung aja enggak tentang pribadi murid-muridnya yang rada-rada enggak waras. Oke, singkat tulisan, gue berhasil melewati tes tulis itu.

Tes wawancara, gue cuma nyiapin mental gue. Nyiapin nyali gue, dan nyiapin akting pura-pura pingsan gue yang lebih mirip terkena stroke tiba-tiba, seandainya waktu tes wawancara gue salah jawab. Tes wawancara pun dimulai, gue yang udah gak sabar pengen cepet masuk ke ruangan tes cuman bisa mondar-mandir dan cekakak cekikik untuk terakhir kali dengan temen-temen dan kakak kelas gue. Dan akhirnya giliran gue pun dateng, sungguh senangnya hatiku turun panas demamku. Sesampainya di ruangan wawancara, ada 4 guru yang mewawancarai, dan tempatnya pun berbeda-beda. Ada yang lagi diwawancara, ada yang lagi nunggu giliran kayak yang gue lakuin. Sambil nunggu giliran, gue pun ngupil sebentar mencari 'harta' yang mungkin terlihat dari luar. Takutnya entar pas wawancaranya, pas gue mau jawab, eh bapak ibu gurunya motong pembicaraan terus bilang "Nak, ada upil". Sesuatu banget kan ? Malu gak ? Kalo kayak gitu muka gue mau ditaruh dimana ? Apa gue mesti menghilang seketika dengan bom asap ? Cari dimana bom asap begitu ? Makanya gue ngupil aja. Gue juga ngerapiin baju gue, rambut gue, dan bulu hidung gue, jangan sampai ada yang nongol keluar. Dan gue pun berjalan menuju meja pertama, seorang guru lelaki dengan kumis yang lebat, hasilnyaa... SUKSES. Lanjut ke meja kedua, guru lelaki juga, gue gak inget wajahnya, cuman kakak kelas gue bilang kumisnya setengah, mungkin pas mau potong uangnya cuman setengah, hasilnya... SUKSES. Meja ketiga, seorang guru wanita Geografi yang baik hati, dan amal ibadahnya banyak, hasilnya.. SUKSES. Lalu, the last one, meja yang dijaga oleh seorang guru wanita, yang dari raut wajahnya mengatakan "WARNING", hasilnya... ANTARA GAGAL DAN GAGAL TOTAL ! Disini gue salah besar ! Gue ditanya tentang surat undangan, dan gue yang sama sekali tak tau tentang surat undangan pun menjawab dengan asal, karena gue inget kata kakak kelas gue namanya Kak Vira. Dia bilang jangan sampai gue bilang kata "GAK TAU", dan gue pun menganggap kata GAK TAU sebagai kata tabu. Denger jawaban gue yang ngaconya setengah mati, guru itu pun tersenyum gak ikhlas, seolah berkata "Goblog banget nih anak, mimpi apa ya orang tuanya bisa ngelahirin anak kayak gini ?" Gue yang tau kalo gue itu salah, cuman bisa senyum-senyum asem, dan guru tersebut pun membiarkan gue pergi. Mungkin karena gue terlalu manis, sedangkan beliau punya penyakit diabetes, atau memang guru tersebut enek liat tampang gue. Apa pun jawabannya, tetap minum teh sosro. Gue pun berjalan lesu keluar ruangan, tapi Kak Syahrul *ketua MPK* mencegat kepergian gue. Mungkin dia pengen ngeliat tampang gue yang manis ini, atau mau menertawai gue yang sedang diambang kebodohan. Ternyata enggak, Kak Syahrul ngajak gue ngobrol sebentar secara 4 mata. Dia ngejelasin lebih lanjut tentang OSIS, pekerjaan OSIS, dan konsekuensinya. Gue udah tau semua itu, maka dari itu gue udah siapin segalanya. Gue tau maksud Kak Syahrul, dia pengen ngeyakinin gue, pengen ngeyakinin pilihan gue, Thanks Kak Syahrul, berkat kakak, pilihan saya menjadi kuat :)

Tes wawancara sudah berlalu, dan tinggal menunggu hasilnya. Dan hasilnya... JENG JENG JENGG... Gue lulus ! Gue LULUS buat jadi OSIS, tapi gue belum resmi . Gue yang sempat berpikir perjuangan gue udah selesai, ternyata belum. Sore setelah pengumuman TM pun diadakan. Dan disini sebenarnya awal perjuangan gue, di MASA KADERISASI OSIS MASA BHAKTI 2011/2012 . Dimana Kaderisasi OSIS ini semacam MOS tapi jauh lebih kejam, dan yang akan mengasah perjuangan ini adalah OSIS kelas 3 yang akan lengser. Semua udah terbayang di benak gue, dan akan gue ceritakan lain waktu. Sekarang gue harus belajar untuk ulangan Geografi gue, so wish me luck !

Sampai Jumpa, Salam sejahtera, jangan lupa sikat gigi sebelum tidur !

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar